Kehidupan

Ditulis di dalam twitter 1.Dalam perjalanan #kehidupan ada suka dan ada duka 2.Dalam perjalanan #kehidupan memerlukan perjuangan 3.Setiap manusia memiliki jejak sejarah #kehidupan yang berbeda-beda 4.Bahkan dalam perjalanan #kehidupan juga diperlukan pengorbanan 5.Pengorbanan yang diberikan untuk #kehidupan dimasa yang akan datang 6.Setiap manusia yang mengarungi #kehidupan akan merasakan lika-liku yang panjang 7.Karenanya diperlukan seni dalam perjalanan #kehidupan 8.Seni yang dibuat dalam mengarungi #kehidupan akan menjadi nada harmoni 9.Siapa yang lolos dalam mengarungi perjuangan #kehidupan akan menjadi pemenangnya

Kesadaran

Sebuah perjalanan, terkadang membuat kita menyadari akan sebuah makna dalam setiap kehidupan. Terlebih lagi apabila perjalanan yang kita lakukan menjadi bagian dari refleksi perjalanan masa lalu. Sebuah perjalanan baik dalam rangka tugas kantor,bisnis, tours, maupun lainnya sepatutnya dapat menjadi alarm bagi kita untuk kehidupan yang lebih baik lagi dari saat ini, terlebih lagi apabila perjalanan yang dilakukan merupakan perjalanan yang jauh dari kita tinggal serta dalam jangka waktu tertentun,kita seperti keluar dari “box” rutinitas sehari-hari. Seyogyanya, sebuah perjalanan dapat menjadi helikopter view bagi kehidupan kita, apalagi dibarengi dengan silaturahim dengan sanak keluarga maupun kerabat. Sudah sepatutnya, pasca melakukan perjalan jauh

Perda SPK akhirnya di sahkan

Kemaren (26/03) di DPRD Kalsel telah mensahkan raperda SPK . Raperda ini adalah revisi dari Perda Nomor 5 Tahun 1996 tentang Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga kepada Daerah.Walaupun Dirjen Minerba Kementerian ESDM yang melarang sumbangan pihak ketiga (SPK) dari usaha pertambangan,

Jalan sejarah

Berbicara sejarah,tidak akan lepas dari masa lalu,karena sejarah adalah jejak kehidupan masa lalu,yang diceritakan ulang untuk kita memasuki kehidupan yg lalu. Sejarah,juga tidak hanya bercerita tentang kesuksesan,namun cerita kehidupan pahit dan kegagalanpun akan dinikmati. Ibnu Batutah, Soekarno, Hatta, Tan Malaka, dan orang besar yang sering kita baca. Merupakan orang-orang yang melukiskan sejarahnya sendirin sehingga kita pun siapapun Anda dapayt menuliskan sejarah kita masing-masing dengan perjalanan kehidupan kita sendiri. Yang membedakan adalah apakah kehidupan kita kelak akan dikenang atau hanya diingat sesaat tentunya itu pun adalah pilihan. Yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana kehidupan kita saat ini dapat bermanfaat bagi

Menyambut Tamu Agung

Ramadhan, bagaikan tamu agung yang menghampiri umat Islam. Sebagaimana ummat Islam yang ada di belahan dunia lainnya, Umat Islam Kota Banjarmasin pun juga bergembira menyambut datangnya Bulan Ramadhan. Beberapa ormas maupun parpol Islam melakukan pawai menyambut Ramadhan, tentu saja pawai yang dilakukan untuk mengingatkan masyarakat secara umum untuk menghormati Bulan Ramadhan. Bahkan, anak-anak pun juga ikut berpawai ria, orasi dan juga bertreatikal mengililingi Kota Banjarmasin. Sebagaimana tahun yang lalu, pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan pasar wadai, atau “Ramadhan Cake Fair”. Akan tetapi lokasi yang biasanya di depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, pada tahun ini pindah ke depan kantor gubernur, masih

Remo, yang jauh dan yang tertinggal

Kamis, 23 Agustus 2007. Saya berkesempatan menemani salah seorang Aleg dari DPDR Provinsi, tentu saja untuk peliputan kegiatan yang sedang dilakukannya. Saat itu Ibnu Sina, S.Pi akan meninjau salah satu daerah dekata dengan perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar. Tujuannya adalah ke Desa Remo, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar.

Ulama dalam Bingkai Dakwah Politik

Membaca pemberitaan Radar Banjarmasin beberapa hari yang lalu, yang mengangkat adanya perseteruan dua kubu elite politik menjelang konferensi wilayah (Konferwil) Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan 28-29 Mei 2007. Kita mengetahui bahwasanya Nahdatul Ulama sebagaimana organisasi dakwah lainnya merupakan aset bangsa. Nahdatul Ulama sebagai sebuah organisasi dakwah di Indonesia tentu sudah sangat mafhum dan berpengalaman dalam wilayah politik bangsa ini. Perhatian NU dalam kancah politik bisa dilihat sejak tahun 1945, dimana NU menyerukan untuk mempertahankan tanah air dari serangan penjajah pada saat itu.

Lagi ASAP

Sudah dua hari berturut-turut asap tebal menyelimuti Kota Banjarmasin dan sekitarnya. Saat ini Asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin di mulai sejah malam hari hingga siang hari, bahkan kemarin (7/11) Asap menyelimuti Kota Banjarmasin satu hari penuh yang diteruskan sampai malam harinya. Asap yang tebal tentu saja membuat kesehatan masyarakat terganggu,namun masyarakat masih jarang yang menggunakan masker, kecuali anak-anak yang memeng rentan terhadap penyakit. Kabut Asap kali ini membuat polisi berpatroli dan menghimbau kemapada pengendara kendaraan untuk menyalakan lampu walaupun siang hari,hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Rencananya,hari ini dua pesawat yang disewa pemerintah pusat dari Rusia untuk

Asap dan Pemberdayaan Masyarakat

Sesaat setelah salam sholat tarawih pada sebuah masjid di kota Banjarmasin, mata dan pandangan ma’mum kemudian menerawang sambil menutup hidung dengan sajadah, sapu tangan atau dengan tangan seadanya. Hal tersebut karena kabut asap telah masuk ke ruang masjid besar itu. Tentu saja, ketika hendak melaksanakan sholat witir beberapa anak dan orang tua-pun terdengar batuk-batuk karena menghidup udara yang bercampur asap. Kabut asap, di wilayah yang masih banyak hutan memang sudah menjadi sebuah bencana tahunan yang melanda Kalimantan serta sumatera. Dampak kabut asap ini-pun tidak hanya dirasakan oleh warga Indonesia, namun juga dirasakan oleh Negara tetangga kita, Malaysia. Sindiran para ahli

Indonesia Merdeka

Sudah 61 tahun Indonesia merdeka, tentusnya sudah banyak pula segala lika-liku yang terjadai dalam pergulatan bangsa ini. Seperti kita ketahui telah enam kali pula presiden kita berganti, dan tentunya sedikit ataupun banyak ada kekurangan dan kelebihannya.

Demonstrasi, Kreasi dan Silaturrahmi

Di sebuah komplek perumahan, dikawasan kota pelajar. Berkumpul 9 orang anak muda. Mereka terlihat sedang berdikusi tentang berbagai macam hal, sedangkan waktu telah menunjukkan pukul 23.45, namun mereka terlihat antusias mendengarkan paparan dari salah seorang yang memang terlihat sebagai seseorang yang dituakan. Sambil memakan penganan kecil yang disediakan, Orang yang lebih tua tersebut mengakhiri diskusi dengan beberapa pengumumun. “Baik, ikhwah fillah,terkait dengan agenda pada minggu ini, diantaranya akan diadakan aksi solidaritas palestina ahad nanti, antum semua diharap hadir dan jangan lupa beritahu teman-teman yang lain”. Ungkapnya yang kemudian diakhiri dengan doa dan salam.

Memilih

Hari-hari ini banyak aktifitas yang dilakukan, khususnya mengupdate data in-out barang yang di salurkan ke pengungsi, tentu saja pekerjaan bisa dikatakan mudah namun juga bisa dikatakan sulit, tergantung bagaimana kita melihatnya.

Pages:12»